Untitled

That moment... When you realize only Allah understands your pain (4.12.11)

 

Sabar tu, indah ke?

“Sabar itu cukup indah. Tetapi dimanakah keindahan itu? Bukankah untuk bersabar begitu sukar? Ya, bukan mudah untuk tersenyum ketika ditimpa musibah dan bukan mudah pula untuk ceria ketika menapak di jalan Allah. Ketika kebenaran yang pahit ingin kita tegakkan dan ketika kemaksiatan yang manis ingin kita tinggalkan, apakah kita mampu tersenyum? Mengapa yang sukar, pahit dan pedih itu dikatakan indah?

“Sabrun jamil.” Itulah yang dikatakan oleh Nabi Ya’kub ketika berhadapan dengan ujian kehilangan anak-anaknya (Nabi Yusuf dan Bunyamin).

Firman Allah s.w.t yang bermaksud: “Dia (Ya’kub) berkata: “Sebenarnya hanya dalam dirimu sendiri yang memandang baik urusan yang buruk itu. Maka kesabaranku adalah kesabaran yang baik. Mudah-mudahan Allah mendatangkan mereka semua kepadaku. Sungguh, Dia Yang Maha Mengetahui, Maha Bijaksana.” (Yusuf: 83)

(Ustaz Pahrol Mohamad Juoi, 2011)

Tears are prayers too. They travel to God when we can't speak. (1.12.11)

Advertisements

Tinggalkan Nota

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s